Gunung Sinabung

Seperti Provinsi Jawa Barat yang terkenal dengan Puncak di Bogor, Sumatera Utara juga memiliki tempat wisata alam pegunungan. Tepatnya di kaki gunung Sinabung, Brastagi-Medan. Pesona kaki gunung Sinabung dengan suhu udara sekitar 18 derajat Celcius membuat udara disana selalu segar dan dingin.

Anda yang datang melancong ke sana dijamin mendapatkan kesejukan udara yang benar-benar murni khas pegunungan. Udara dingin sepanjang hari dan sepanjang malam di kaki Gunung Sinabung membuat hotel-hotel disana tidak menggunakan AC. Cukup mengandalkan hembusan udara dari jendela, kamar – kamar hotel sudah sejuk seperti ber-AC.

Tiba malam hari siap-siap saja Anda memakai jaket. Soalnya udara dingin di kaki gunung Sinabung akan semakin dingin. Dinginnya terasa sampai menusuk tulang. Jadi jangan lupa untuk bawa baju hangat sebagai persiapan kalau berwisata ke kaki gunung Sinabung.

Gunung Sinabung adalah salah satu gunung berapi yang sudah tidak aktif dan memiliki ketinggian 2.475 mdpl. Untuk menuju ke daerah wisata ini, Anda bisa menggunakan angkutan bus Sinabung Jaya dari Medan. Jaraknya sekitar 66 km dari Kota Medan.

Selama ratusan  tahun, Gunung Sinabung adalah Gunung yang dormant  alias tidur atau tidak ada aktifitas selama ratusan tahun. Dapat disimpulkan sementara, selama ratusan tahun justru  mengumpulkan magma untuk dimuntahkan dalam letusan besar.

Gunung Sinabung merupakan anak gunung raksasa Toba yang pernah meletus luar biasa pada 70.000 tahun lalu.

Dari pengamatan peta citra satelit, disimpulkan Gunung Sinabung adalah anak gunung yang paling besar, dan aktif di kompleks Gunung Toba yang meninggalkan kaldera terbesar di muka bumi, yaitu kaldera Danau Toba.

Gunung Sinabung yang mempunyai diameter 7 km masih berupa kerucut tajam dan bentuknya masih seperti ‘tumpeng’. “Artinya kalau diibaratkan bisul, memang belum pernah pecah, melainkan bisul yang sedang tumbuh,”

Gunung Sinabung meletus pada hari minggu tanggal 29 Agustus 2010 pukul 00.15 WIB setelah hampir 1600 tahun yang lalu. Gunung Sinabung, Karo, Sumatera Utara kembali meletus pagi tadi, pukul 06.30 Wib, Senin 30 Agustus 2010. Letusan yang mengeluarkan asap tebal itu, berakibat menimbulkan kubah lava baru di puncak gunung merapi.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: